Sejarah Algoritma Google

Algoritma Google
Dalam postingan saya kali ini tentang asal muasal Sejarah Alogaritme Google. Semoga coretan ini dapat memberikan sedikit pemahaman tentang SEO. Berikut saya akan membahas tentang Alogaritme Google Search:
Alogaritma Google 1.0 (Tahun 1998-2003)
Alogaritm Google 2.0 (Tahun 2003-2006) 
Pencarian Google 450 Kali Pada Tahun 2007
PageRank bukan faktor penting dalam sebuah Algoritma Google (Tahun 2008-2009)
Alogaritm Google Caffeine (Tahun 2010)
Algoritma Google Panda (Tahun 2011)
Alogaritm Google Pinguin (Tahun 2012)
Algoritma Dinosaurus Filter Effect (Tahun 2013)
Alogaritma Hummingbird (Sekarang)

Berikut pembahasan tentang Algoritma-algoritma yang sudah saya sebutkan diatas, semoga saja anda bisa mempelajari tentang SEO:
1. Google 1.0 Pada Tahun 1998 s/d 2003
Google Search ini banyak dikuasai oleh Web yang mempanyai InBound Links yang berkualitas. Pemilik halaman tersebut akan mengetahui dan cenderung membangun jaringan Inbound Link agar lebih terpopuler di Google Search tersebut.
2. Google 2.0 Pada Tahun 2003 s/d 2006
Google Search mengeluarkan Produk teranyarnya, yaitu ADSENSE atau Program Periklanan. Dengan program ini banyak memberikan kesempatan besar kepada semua pemilik Web untuk menayangkan sebuah iklan yang di setujui oleh Google. Dengan hal ini Google mengharapkan kepada pemilik sebuah Website agar membuat kontennya yang Alsi (Original) sehingga Kita bisa mengajukan website pada Google ADSENSE.
3. Pencarian Google 450 Kali Tahun 2007
Google bertanggung jawab untuk kualitas Google Search. Salah satu Fakta bahwa mereka telah mengubah Algoritma pencarian Google 450 kali Tahun 2007. Pihak Google mengatakan Kami harus menemukan kelemahan di Algoritma yang menyebabkan kelemahan dan mencari solusi umum untuk masalah ini, agar Program ini benar-benarenar bekerja dengan efektif.
4. PageRank bukan Faktor Penting dalam sebuah Alogoritma Google Tahun 2008 s/d 2009
Alogaritma Google Search sangat luar biasa di berikan oleh Google Search pada PageRank, dimana sebuah Website di tempatkan pada posisi yang tertinggi dan hasil pencarian melebihi PageRank di atasnya. Hal ini membuktikan bahwa PageRank tinggi bukan Faktor Penting dalam mesin Pencari Google. Kebanyakan pemilik Website kecewa karena PageRank rendah, ada juga Website PageRank rendah bisa berada di posisi tertinggi Google Search yang melebihi Website dengan PageRank tinggi untuk suatu Keyword. PageRank memang satu Faktor Penting untuk menentukan sebuah Real posisi di Google Search sesuai query pencarian.
5. Google Caffeine 2010
Alogaritma Google Search Program RAHASIA yang pertama sekali di Diskusikan pada akhir Tahun 2009. Pada saat itu, Software Engineer Google Public Webmaster dalam Versi terbaru untuk bisa memberikan umpan balik, akan tetapi Google membuka halaman baru setelah menyelesaikan umpan balik. Dan berikut ini adalah Statment Google:
” Based on the success we’ve seen, we believe Caffeine is ready for a larger audience. “
” Soon we will activate Caffeine more widely, beginning with one data centre. “
” This sandbox is no longer necessary and has been retired, but we appreciate the testing and positive input that webmasters and publishers have given.”
6. Algoritma Google Panda Pada Tahun2011
Google Panda diluncurkan pada Tahun 2011 lalu, yang menghebohkan para Blogger dan Pebisnis online. Perubahan algoritma Google Panda ini bertujuan untuk “MENURUNKAN” website dengan konten terendah dari SERP (Search Engine Result Page), Website degan konten hasil Copy Paste, Plagiat. Tujuannya ialah memperbaiki index yang berkualitas tinggi, supaya mesin pencari atau pemakai Google Search menemukan informasi yang Real. Google juga bertujuan mengurangi spammer, website yang mengikuti kontes dengan kata kunci tertentu, dan juga para penjual link.
7. Algoritma Google Pinguin Pada Tahun 2012
Sejarah Algoritma Google Search Pinguin ini lebih di kenal dengan sebutan “Page layout algorithm”, Pada saat itu Google mengharuskan varibel penilaian terhadap tampilan blog, jika banyak iklan di bagian Fold Page yang tampil saat membuka, sebelum scroll di geser ke bawah maka akan memberikan efek yang negatif terhadap SEO. Google Fresh berlaku pada konten yang fresh ialah di mana Website atau Blog dengan konten yang selalu UP to DATE. Website dengan Metode Duplicate Content (Website Copy Paste), semakin banyak terdeteksi postingan yang sama dalam sebuah Blog atau Website. Maka Web SEO anda semakin berimbas negartif pada SEO anda.
8. Algoritma Dinosaurus Filter Effect 2013
Perubahan Google Algoritma secara berturut di lakukan agar Use Experience lebih baik, dan mudah di temukan oleh sebuah situs yang di cari. Situs yang Real BisnisReal Info Dan Up Date terbaru yang tampil pada mesin pencari dan sesui dengan Keyword User.
Efek Pada BLOGGER
Website Content terlehih dahulu di Filter secara ketat sebelum index pada Search Engine Result Page (SERP), maka hasil postingan tersebut secara tidak langsugn ke INDEX pada Google
tetapi harus melalui Filter terlebih dahulu. Sehingga postingan dan index Google membutuhkan waktu yang lebih lama. Setiap postingan pada sebuah artikel harus menunggu beberapa hari, namun Alogaritme ini, membutuhkan waktu sepekan. Sebelum adanya ”Algoritma Dinosaurus Filter Effect” setiap postingan satu sampai sepuluh menit langsung terindex pada Google. Berbeda dengan sekarang, kita harus menunggu dengan waktu yang sangat lama karena setiap postingan tersebut oleh Google akan menyaringnya terlebih dahulu, kemudian menempatkannya di SERP sesuai dengan isi dalam artikel.
9. Alogaritma Hummingbird
Alogaritma Hummingbird ini semakin Efektif dan Efisien lebih cepat dalam mencari informasi di dunia Internet. Alogaritma ini mempengaruhi 95% hasil pencarian menggunakan Google Search. Alogaritma Hummingbird sangat memberikan efek terhadap traffic pengunjung sebuah web, kebanyakan dari marketer mengalami penurunan traffic, ada juga yang stabil atau bahkan naik.

0 Response to "Sejarah Algoritma Google"

Poskan Komentar